Memasuki akhir Oktober pada beberapa negara terutama negara barat mulai mempersiapkan perayaan Hallowen. Ini adalah tradisi seremoni setiap malam tanggal 31 Oktober yang identik menggunakan setan, penyihir, hantu goblin dan makhluk-makhluk seram berdasarkan kebudayaan Barat. Mereka yang merayakannya akan menghias tempat tinggal & sentra perbelanjaan dengan simbol-simbol Halloween.
Baca Juga : Destinasi Tersembunyi pada Selandia Baru, Api Abadi
Bagi anak-anak pesta Hallowen berarti kesempatan buat berkeliling ke rumah tetangga buat menerima permen sedangkan bagi orang dewasa ini merupakan kesempatan buat pesta kostum hantu. Tak jarang dalam seremoni ini jua diikuti dengan tradisi jalan-jalan ke loka yang seram. Namun nir semua negara mengikuti tradisi ini setidaknya terdapat 3 negara di global yg terperinci-terangan melarang warganya buat turut merayakan Hallowen. Dikumpulkan Travelingyuk berdasarkan berbagai asal berikut ketiga negara tersebut.
1. Malaysia, Haram Bagi Warganya buat Merayakan Hallowen
Pada bulan Oktober tahun 2014 secara resmi Dewan Tertinggi Islam Malaysia mengeluarkan fatwa melarang seremoni Hallowen bagi masyarakat Malaysia & memutuskan seremoni tadi haram serta bertentangan dengan aturan islam. Fatwa ini keluar menyusul adanya keluhan warga muslim pada ibukota negara bagian Negeri Sembilan Seremban terhadap sekolah swasta internasional yang mengundang para siswanya, termasuk Muslim buat menghadiri pesta Halloween.