-->

Pulau Padar Steril Dari Komodo Cantik Untuk Difoto

Taman Nasional Komodo terbagi atas tiga pulau primer yaitu Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Padar. Untuk pulau yg disebutkan terakhir memiliki luas yg paling kecil namun buat urusan panorama mampu diadu dengan pulau lainnya. Pulau Padar mempunyai kelebihan pada panorama alamnya yg sangat memukau & fotogenik buat dijadikan koleksi album foto.

Pulau Padar berada di dekat Pulau Rinca yang terpisahkan sang Selat Lintah. Meski daerahnya termasuk pada Taman Nasional Komodo akan namun pulau ini steril dari hewan purba Komodo. Hal ini ditimbulkan oleh rantai kuliner yang sudah lama terputus di dalam pulau ini. Keadaan ini sedikit memberi keuntungan bagi Pulau Padar lantaran lebih ramah terhadap wisatawan.

Instagram

Wisatawan yg berkunjung ke Pulau Padar nir perlu was-was lagi menggunakan kehadiran Komodo lantaran spesies hewan ini memang telah tidak ada di sana. Traveler pun sanggup puas menikmati keindahan alamnya. Terdapat jua pantai pink di pulau ini yang asyik buat snorkeling, berenang atau sekedar main air.

Atraksi wisata paling keren berdasarkan Pulau Padar terdapat pada puncak bukitnya. Kamu wajib trekking beberapa ketika buat sampai pada sana. Siapkan tenaga & bekal minum yg cukup sebab nir ada warung di pulau ini. Sesampainya pada puncak , mata akan eksklusif terhipnotis dengan pemandangan latif luar biasa. Dari atas bukit ini engkau mampu melihat keseluruhan Pulau Padar lengkap menggunakan beberapa pantai di bawahnya & laut yg jernih.

source]
Ternyata panorama alam yang memukau tidak hanya ada pada luar negeri saja bukan? Pulau Padar contohnya, keindahannya bisa disejajarkan menggunakan alam milik negara lain. Anehnya, pulau ini lebih dikenal oleh turis mancanegara ketimbang turis domestik. Kebanyakan traveler yg datang ke sana adalah bule, mungkin kamu sebagai galat satu orang Indonesia yang baru tahu jika negeri kita mempunyai alam sekeren ini.

Instagram

Lantaran keindahannya ini Pulau Padar acapkali digunakan menjadi lokasi foto pre-wedding. Cuma ada sedikit stigma berdasarkan pulau ini, bukan terletak pada panorama alamnya tapi pada biaya yg dibutuhkan buat menyambanginya. Kebanyakan biaya mengunjungi loka-loka manis di Indonesia lebih mahal ketimbang plesiran ke luar negeri sehingga meskipun memahami terdapat tempat keren banyak traveler domestik memilih buat permanen ke negeri orang.

So, dibutuhkan ke depannya porto berkeliling negeri sendiri bakal lebih murah berdasarkan sebelumnya sebagai akibatnya traveler pada negeri lebih leluasa menjelajahi negeri sendiri.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter