Makin terkenalnya suatu obyek wisata selain mempertinggi pertumbuhan ekonomi jua memberi masalah besar . Tengok saja beberapa tempat wisata yang terkenal pada dunia ini dia, ketenarannya malah menciptakan situs tadi terancam rusak. Hal ini kebanyakan ditimbulkan sang turis-turis yang tidak bertanggung jawab dan sisanya karena imbas tidak pribadi dari berjejalnya kunjungan wisatawan.
Seperti pernyataan Executive Director Global Heritage Fund yg dikutip Travelingyuk dari CNN, ia mengungkapkan bahwa situs-situs pada aneka macam negara terancam hampir setiap saat, selain monumen bersejarah pada Timur Tengah, daerah kota tua pada Asia jua sangat rentan menggunakan kerusakan. Berikut 8 loka yang terancam rusak karena dikunjungi poly turis.
1. Tembok Besar, China
Dahulu, tembok yg dibangun sepanjang ribuan kilometer & dinobatkan sebagai salah satu keajaiban dunia ini mempunyai fungsi menjadi tembok pertahanan. Kini situs ini sebagai destinasi wisata populer di China yang dikunjungi ribuan turis setiap harinya. Di satu sisi keberadaan turis yg berkunjung membuat situs tadi kian populer & secara langsung menaikkan pendapatan daerah tetapi si sisi lain eksistensi turis ini membuat situs terancam rusak.
2. Great Barrier Reef, Australia
Saat ini Great Barrier Reef yang terdapat pada Australia populer sebagai ekosistem koral terbesar di dunia sekaligus kawasan yang mempunyai keberagaman fauna paling kaya. Dengan segala kekayaan yang dimiliki tidak ayal bila kawasan tersebut sebagai incaran berlibur wisatawan global.
tiga. Angkor Wat, Kamboja
Peningkatan jumlah pengunjung ke situs candi Angkor Wat pada Kamboja memberikan dampak dua mata pedang. Pertama, situs yg berdiri semenjak seribu tahun itu makin tenar yg berujung dalam peningkatan ekonomi dan ke 2 berjejalnya turis yang datang mengancam kelestarian bangunan yang membuatnya terancam rusak.
4. Kapel Sistina, Vatikan
Kapel Sistina di Vatikan adalah gereja paling bersejarah yg berisi lukisan karya Michaelangelo yg diklaim-sebut menjadi yang terindah pada dunia. Lukisan tersebut bisa ditemukan pada dinding & langit-langit gereja. Untuk membuat maha karya seperti itu sang maestro butuh ketika selama 4 tahun dan kini estetika tersebut mulai terkikis lantaran banyaknya kunjungan turis.
5. Gua Altamira, Spanyol
Lagi-lagi situs bersejarah sebagai situs yang paling rentan terhadap kerusakan. Kali ini menimpa sebuah gua pada Spanyol yg memiliki lukisan zaman paleolitikum berupa gambar fauna bison. Gua ini dikenal dengan nama Gua Altamira & telah berumur 20.000 tahun namun gambar alami di dinding gua masih terlihat utuh.
6. Maasai Mara, Kenya
Afrika masih sebagai tujuan bersafari paling favorit di global. Di sana jua wisatawan masih mampu melihat kawanan binatang liar pada jumlah yg sangat akbar. Seperti di Maasai Mara National Reserve contohnya, ini merupakan kawasan hutan lindung yg ada pada Kenya dekat dengan Serengeti National Park, Tanzania. Di kawasan ini wisatawan sanggup menemukan aneka satwa liar dan loka menarik untuk bersafari.
7. Makam Tutankhamun, Mesir
Selain Piramida Giza, tempat wisata lain yang terkenal pada Mesir adalah makam Firaun yang bernama Makam Raja Tutankhamun. Di sana wisatawan sanggup melihat makam orisinil Firaun, menurut situ banyak turis yang bertanya-tanya buat datang & melihatnya eksklusif.
8. Taj Mahal, India
Keindahan Taj Mahal menjadi simbol cinta dari Raja Mughal, Shah Jahan kepada istrinya ini sudah berdiri sejak ratusan tahun lalu. Hingga kini bangunan super manis ini sudah mendapat lebih berdasarkan empat juta kunjungan setiap tahunnya.
Itulah delapan tempat wisata yg sangat populer tetapi keberadaannya terancam hancur karena kunjungan turis yg membludak. Sebaiknya sebagai wisatawan kita jua turut menjaga & melestarikannya disamping menikmati keindahannya.