Kehadiran kamera sport GoPro membawa perubahan akbar dalam dunia fotografi. Kegiatan ekstrim yang dulu hanya mampu dirasakan oleh pelakunya, kini bisa diabadikan oleh kamera mungil yang handal ini. Salah satu yg paling menakjubkan adalah gambaran permukaan bumi menurut luar angkasa yang direkam oleh kamera GoPro. Yang khas merupakan, rekaman ini baru ditemukan setelah dua tahun!
Jika biasanya kamera GoPro dipakai buat merekam hal-hal ekstrim yg kadang berujung pada maut, lain halnya dengan sekelompok mahasiswa menurut Stanford University yang memanfaatkannya untuk sesuatu yang lebih heroik. Mereka menciptakan proyek menerbangkan GoPro memakai balon udara menuju luar angkasa.
Pada awalnya seluruh berjalan sesuai dengan rencana, keberadaan balon udara bersama kamera yang dibawa masih terlacak. Balon udara terbang menuju stratosfer bumi yg berjarak 30,1 km dari bagian atas & pada titik itulah balon udara kehilangan kontak lantaran memang jeda tersebut berada di luar jangkauan koneksi mobile.
Bryan dan tim telah putus harapan dan merelakan kamera miliknya yg hilang di luar angkasa. Namun 2 tahun kemudian secara nir sengaja seseorang petualang perempuan bernama Pearl Tsosie yang sedang hiking di tempat Colorado menemukan perangkat Gopro bersama smartphone miliknya. Secara kebetulan juga ia merupakan pegawai ATdanT.
Dari SIM card di smartphone tersebut kemudian diketahui siapa pemilik benda tersebut. Sebelumnya dia juga sempat membuka isi rekaman pada kamera GoPro tersebut dan terkejut melihat output rekamannya. Ia tidak menyangka jika kamera sport tersebut pernah terbang hingga ke luar angkasa. Setelah itu Tsosie menghubungi Bryan dan mengembalikannya. Setelah 2 tahun akhirnya terkuak rekaman estetika bumi pada daerah Grand Canyon dari GoPro yg sempat hilang selama dua tahun. Penasaran menggunakan isi videonya? Anda bisa melihatnya dalam rekaman di atas.