-->

Monumen Jogja Kembali Menambah Wawasan Sejarah Nusantara

Monumen Jogja Kembali adalah satu menurut sedikit museum yang berjibaku mempertahankan eksistensinya di dunia wisata bersaing menggunakan tempat-tempat lain yang mengandalkan hiburan & pengalaman visual seperti wisata alam & lain sebagainya. Padahal bila dipandang berdasarkan segi fungsi dan manfaat yg diberikan, berkunjung ke museum bukan hanya membuat pengunjung terhibur menggunakan aneka barang koleksi tetapi jua menambah wawasan mereka. Yuk berkunjung ke museum!

Sudah semenjak usang apabila daya tarik sebuah museum sangat mini dibanding loka wisata lain misalnya pantai atau taman bermain. Traveler sendiri nampaknya juga ogah-ogahan datang ke museum menggunakan dalih membosankan. Padahal segala sesuatu yang menyangkut sejarah, semuanya sanggup digali di tempat ini.

instagram

Kecilnya jumlah kunjungan serta tingginya biaya operasional sebuah museum menciptakan pengelola keteteran buat tetap menjaga keberadaan loka wisata ini. Satu berdasarkan sekian museum yg terdapat di Indonesia yg masih eksis hingga saat ini adalah Museum Jogja Kembali atau Monjali. Tidak sulit menemukan lokasi museum ini sebab letaknya terdapat di Jalan Lingkar Utara atau umumnya kita sebut menggunakan Ring Road Utara.

Menurut prasasti yg terdapat di sana, Monjali diresmikan sang Presiden Soeharto pada bulan Juli tahun 1989. Sedangkan pembangunannya sendiri mulai di lakukan 4 tahun sebelumnya dengan ditandai peletakan batu pertama serta upacara penanaman kepala kerbau sang Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII.

Menilik dalam arsitektur bangunannya, gedung Monjali berbentuk kerucut yg unik dibangun di atas huma seluas 5 hektar & terbagi menjadi tiga lantai. Lantai dasar dibagi lagi sebagai empat museum, ruang pertama menyimpan benda bersejarah yang berasal berdasarkan zaman perang seperti senjata barah, mesin ketik, telepon jadul & sebagainya. Sedangkan ruang lainnya dipakai sebagai perpustakaan, ruang pemandu & ruang pengelolaan.

instagram

Museum Jogja Kembali juga memiliki display berupa diorama yg sama seperti pada Monas. Diorama ini menampilkan gambaran usaha bangsa Indonesia waktu mengusir penjajah Belanda berdasarkan Tanah Air termasuk insiden Serangan Umum 1 Maret. Selain diorama gambaran perjuangan bangsa Indonesia ini pula bisa dipandang dalam bentuk relief yang ada pada dinding museum tepatnya di lantai dua.

Sedangkan lantai teratas atau lantai 3 terdapat ruang yang bernama Garbha Graha yang digunakan buat mengenang & mendoakan para pahlawan yg gugur. Di museum ini pula traveler yg berkunjung sanggup melihat nama-nama pahlawan yang gugur dalam agresi generik dalam lepas 19 Desember 1948 – 29 Juni 1949. Tak hanya itu replika pesawat Cureng juga dipajang pada pelatarannya.

instagram

Bayangkan berapa banyak ilmu yg kamu dapatkan dengan mengunjungi museum ini? Bukan hanya ilmu, mengunjungi museum juga sebagai keliru satu bentuk penghormatan kita pada para pahlawan sekaligus mengakibatkan kita bangsa yang akbar karena nir melupakan jasa para pahlawannya. So, di sela-sela liburan ke loka-tempat keren pada Jogja, sempatkan berkunjung ke Monumen Jogja Kembali yang buka setiap hari kecuali hari Senin. Jam operasionalnya pukul 08.00 – 16.00 dalam hari Selasa- Jumat & pukul 08.00 – 16.30 pada hari Sabtu dan Minggu.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter