apabila pada biasanya tempat-loka penemuan reruntuhan bangunan kuno akan dijadikan museum atau destinasi wisata sejarah, lain halnya dengan yang ada di Belanda. Reruntuhan bangunan Romawi antik yg ditemukan pada Kota Maastricht malah diubah sebagai restoran. Para tamu pun bisa makan sembari melihat residu-sisa bangunan yang diperkirakan berumur ribuan tahun tersebut.
Dilongok Travelingyuk dari Lonely Planet, Maastricht adalah sebuah kota di ujung selatan Belanda. Di dalamnya terdapat hotel yang nampak berdasarkan luar tidak terlalu akbar bernama Hotel Derlon. Namun pada pada hotel ini tersimpan sebuah situs bersejarah berupa reruntuhan bangunan bangsa Romawi yg diperkirakan sudah berumur lebih dari 2.000 tahun.
Rumah-tempat tinggal tua yg ada pada sana dipugar & ditinggali sang rakyat generik. Gereja dalam abad pertengahan bergaya gothik diperbaiki dan disulap menjadi hotel dan loka gym. Salah satu misalnya merupakan Hotel Derlon, yang mana di dalamnya terdapat sebuah situs bangunan kuno menurut zaman Romawi.
Pemerintah kota menaruh izin pada pengelola hotel buat mengakibatkan reruntuhan bangunan antik berumur dua ribu tahun tersebut sebagai bagian dari restoran dengan tujuan buat dipamerkan dalam publik. Ada pelukisan yang disiapkan dalam dinding kaca tentang reruntuhan yang terdapat pada sana. Sehingga para tamu pun mampu belajar sejarah sambil makan pada restoran ini. Keren ya!