Banyak alasan yang melatar belakangi seorang pergi traveling. Ada yang ingin lari berdasarkan kepenatan, menuruti rasa bertanya-tanya hingga menantang diri buat merasakan pengalaman baru. Sayangnya menurut majemuk alasan yang dilontarkan traveler semuanya berujung dalam tujuan yang kurang jelas. Tidak terdapat impak positif yang mereka tinggalkan kecuali membayar tarif masuk yang berimbas pada meningkatnya pendapatan daerah.
Kini sedikit demi sedikit banyak traveler yg mulai sadar bahwa mereka bisa melakukan hal lebih selain menikmati estetika tempat wisata yg mereka kunjungi. Kemudian muncullah kata “Voluntourism” yg merupakan adonan menurut kata volunteer & tourism yang mengandung arti traveling sambil menjadi sukarelawan.
Banyak organisasi global yg siap menyalurkan orang-orang yang ingin menjadi relawan pada semua dunia. Anda tinggal menentukan keliru satunya yg sinkron menggunakan skill dan minat Anda. Seperti misalnya NGO, sebuah organisasi non-profit yg berkonsentrasi pada bidang relawan. Beberapa kali organisasi tadi mengirim relawan ke aneka macam loka pada Indonesia buat memberi pendampingan pada masyarakat mini buat terus berkarya.
Traveling gaya Voluntourism memberikan pilihan berlibur yg lebih bermakna bagi traveler. Satu hal mini yg diberikan bisa berdampak besar bagi rakyat di daerah tadi. Selain itu contoh ini juga bisa menghindarkan traveler berdasarkan model ngetrip yg hanya meninggalkan sampah bukannya berkah. Bagaimana traveler, tertarik buat melakukan wisata jenis ini?