Tempat wisata Pacitan saat ini sedang poly disoroti terutama buat keindahan baharinya yang menampilkan tarian ombak. Sungguh tempat idaman bagi para peselancar yang ingin unjuk kebolehan. Namun waktu terdapat yang terkenal, sering loka indah pada sekitar kita luput berdasarkan perhatian karena traveler terpaku dengan destinasi-destinasi mainstream tadi.
Seperti laguna atau kolam alami ini misalnya, tim Travelingyuk sudah pernah berada pada tempat itu pada beberapa bulan lalu akan tetapi baru sadar jika terdapat loka sekeren itu. Selang beberapa bulan, dengan sedikit rasa membuat malu kami “terpaksa” balik lagi buat mencari keberadaan laguna ini.

Kali ini kita datang menggunakan misi yang tidak sama, bukan air terjun lagi sasaran utama kami melainkan sebuah laguna jernih berwarna biru. Info ini kita dapat dari teman sesama traveler yg tinggal pada sana. Perjalanan pun kita mulai menggunakan menyusuri jalan yg dulu pernah kita lalui. Tetapi dalam satu simpangan kita merogoh sisi sungai sebelah kiri supaya tidak terlewatkan lagi spot yg terselip ini.

Sungai ini yg berperan menuntun kita dalam laguna yang kita cari. Uniknya sungai ini memiliki tiga nama yg tidak sinkron. Di bagian hulu, sungai tersebut bernama Sungai Keladen, kemudian sungai yang kita lalui ini bernama Baksoka atau Boksoko yg mengalir sampai menuju Sungai Maron & bermuara ke Pantai Ngiroboyo.

Kondisi laguna masih sangat alami dan higienis, hampir tidak terdapat sampah di sekitar lokasi. Hal ini disebabkan belum terkenalnya destinasi sebagai akibatnya belum banyak traveler yg tahu dan berkunjung ke sana. Pokoknya bisa puas deh apabila kalian traveling ke loka ini, misalnya berada di kolam langsung. Saat itu kami sengaja nir berenang padahal telah membawa baju ganti, bukan apa-apa tapi karena saat tiba pada lokasi waktu sudah terlalu sore. Ingat apabila ke sini jangan nyampah ya!