Khususnya bagi traveler atau backpacker perempuan , nir gampang cita rasanya untuk bisa perjalanan ke loka atau negara asing sendirian. Hal ini dikarenakan tidak semua tempat di seluruh dunia ramah & memiliki rakyat yg welcome terhadap orang asing.
Walaupun jarang terdengar, akan namun bukan berarti kasus pelecehan wisatawan wanita yg perjalanan sendiri nir ada. Banyak wisatawan, backpacker atau traveler perempuan baik yang perjalanan sendiri atau dengan teman perempuan lainnya yang tidak luput menurut ulah usil penduduk setempat.
Pelecehan tadi baik yg mulut juga secara fisik kerap terjadi, dan hal tadi tentunya dapat menjadikan para wisatawan wanita itu syok. Oleh karena itu, dibutuhkan teknik-teknik spesifik buat dapat mengatasi aksi pelecehan tadi selama berada di tempat atau negara lain.
1. Persiapkan diri
Negara-negara seperti Maroko, India, Amerika Latin atau bahkan di beberapa negara bagian pada Amerika Serikat sendiri mempunyai warga yg kaum prianya senang mengganggu & melecehkan orang asing, khususnya perempuan .

Selain itu, jika memang wajib berkunjung ke wilayah-wilayah yang ‘rawan’ itu, ada baiknya waktu perjalanan untuk memakai transportasi, seperti taxi atau sejenisnya daripada berjalan kaki, khususnya di malam hari. Walaupun nantinya akan terdapat pembengkakan dana yg tak terduga, akan namun hal tersebut lebih aman daripada harus menerima pelecehan seksual.
dua. Acuhkan saja
Walaupun terkadang menciptakan jengkel & kecewa, akan namun ada satu cara yang efektif buat dilakukan saat mendapatkan sexual harrasement pada negara atau tempat asing.

3. Jangan terlalu sopan & belajar mengatakan nir
Memang berlaku sopan dan menanggapi sapaan atau ucapan warga lokal merupakan baik buat dilakukan, akan namun Anda nir harus melakukannya setiap ketika lantaran Anda tidak tahu mana orang yg baik & yang mempunyai maksud tersembunyi.

4. Percayai insting
Secara umum, insan selain dikharuniai akal & pikiran, jua dibekali insting yang bisa secara otomatis berfungsi waktu ada hal-hal yang tidak bisa dijangkau otak. Untuk itu, Anda dapat mempercayai naluri sendiri bila tiba-tiba merasakan sesuatu yg tidak baik akan terjadi.

5. Pertahanan bahasa
Maksud berdasarkan pertahanan bahasa merupakan dengan mengetahui atau sedikit sanggup melontarkan bahasa yg digunakan rakyat setempat, maka hal ini dapat sebagai semacam barrier atau penangkal saat terjadi pelecehan seksual atau street harrasement.

6. Coba buat tidak berkecil hati
Walaupun segala usaha sudah dilakukan dan permanen saja sebagai korban pelecehan seksual atau sejenisnya, tetaplah buat nir berkecil hati & menyadari bahwa hal tersebut terjadi di mana pun bahkan pada tempat yg paling aman sekalipun.
