Atacama Desert atau Gurun Pasir Atacama yg terletak pada Chile merupakan tempat terkering pada bumi ini karena jarang sekali turun hujan. Bahkan kabarnya, hujan terakhir yang singgah ke loka ini lebih kurang 4 tahun kemudian.
Tidak hanya itu saja, gurun satu ini pula diperkirakan menjadi gurun tertua pada planet ini yang sudah mengalami hyperaridity secara ekstrem semenjak tiga juta tahun lalu. Dikarenakan hyperaridity ekstrem itu, maka tingkat kekeringan & kegersangan pada gurun Atacama sangat tinggi dibanding di gurun-gurun lainnya di bumi.
Tidak poly cerita mengenai Atacama selain kegersangan dan keringnya daerah juga suhu pada daerah tadi. Akan tetapi, beberapa ketika terakhir ini, Atacama menerima sorotan poly pihak karena fenomena alam yg tidak lazim dan dapat dipercaya sangat langka terjadi.

Tentu saja pemandangan alam nan langka misalnya ini mengundang ketertarikan banyak wisatawan menurut banyak sekali negara buat datang melihatnya secara pribadi. Walaupun pernah terjadi sebelumnya, akan namun diperkirakan kenyataan semacam ini disebabkan lantaran efek El Nino yg menerjang sekitaran wilayah tadi & benih-benih bunga tersebut tersebar secara merata dikarenakan hempasan angin panas itu.
Selain itu, perkiraan lain menjelaskan bahwa hal tersebut dikarenakan hujan 12 jam yg terjadi pada daerah tadi. Secara perhitungan pasti, curah hujan pada Atacama hanya sebesar 0,6 inci pertahun & jika hujan yg turun melebihi nomor tersebut, maka sering kali ada kenyataan-kenyataan yg mengejutkan, misalnya keliru satunya adalah munculnya jutaan bunga yg menutupi bagian atas dan bagian lereng gurun tadi.

Menurut Rodrigo Ruiz, Direktur Regional dari National Tourism Service, kenyataan tadi amat sangat jarang terjadi & jika bunga-bunga itu bermekaran pun tidak sampai meluas seperti sekarang.
“Ini adalah yg terbesar dan terluas semenjak 18 tahun lalu. Di tahun 2010, pernah terjadi kenyataan seperti ini, tapi di tahun 2015 ini, rekor tersebut terpatahkan,” ungkapnya.

Spesies tumbuhan dominan pada Atacama, diantaranya Thyme, Ilareta dan Saltgrass. Untuk jenis pohon, yg terbanyak tumbuh adalah Chanar yang, Pimiento & Algarrobo. Tidak hanya itu saja, gurun tandus satu ini pula merupakan rumah bagi succulents atau galat satu jenis kaktus yang tak jarang ditemui pada daerah-wilayah beriklim kering, Candelabro atau juga Cardon yg sanggup mencapai ketinggian hingga 7 meter menggunakan berdiameter 70 cm.
Para ahli mengatakan bahwa fenomena langka misalnya ini hanya terjadi satu kali dalam 5 sampai 10 tahun & bunga-bunga yg merimbun tersebut akan berguguran lalu tewas setiap awal bulan November & landscape berdasarkan Atacama balik normal, gersang, tandus, panas juga kemarau.